Klarifikasi Redaksi Pemberitaan Oknum “R” Anggota TNI di Cibinong, Bogor

Lintangpena.com Kabupaten Bogor, 19 Januari 2026 – Sebelumnya redaksi telah menayangkan pemberitaan berdasarkan permintaan dari seseorang berinisial “A”, yang meminta dibantu untuk menayangkan sebuah rilis berita berjudul “Diduga Praktik Bisnis dan Intimidasi, Oknum TNI Aktif Berinisial ‘R’ di Bogor”, yang terbit pada tanggal 5 Januari 2026.

Namun demikian redaksi tidak langsung menayangkan berita tersebut. Sesuai kode etik jurnalistik, redaksi terus mencari informasi dan berupaya mengkonfirmasi kepada pihak terkait, namun belum mendapatkan klarifikasi atau penjelasan apapun dari pihak diduga oknum “R”. Berita tersebut akhirnya ditayangkan atas dasar adanya seseorang yang bertanggung jawab dari inisial A. Namun, ketika redaksi berusaha menghubungi kembali narasumber (A), nomor kontak WhatsApp maupun teleponnya tidak dapat dihubungi lagi atau tidak aktif.

Bacaan Lainnya

Keterangan yang disampaikan oleh A bersifat spekulatif dan belum dapat diverifikasi secara resmi. Hingga saat ini, redaksi belum berhasil mendapatkan keterangan resmi dari pihak-pihak yang terlibat, dan upaya menghubungi tidak menghasilkan tanggapan, sehingga status pasti terkait hal ini masih terbuka untuk spekulasi.

Maka dengan demikian, saya atas nama pimpinan redaksi dan mewakili rekan media yang juga turut membantu menayangkan berita tersebut, menyatakan bahwa berita yang kami tayangkan tersebut adalah TIDAK BENAR. Inisial R yang diketahui berdinas di YONBEKANG 1/TBY/1 KOSTRAD Kabupaten Bogor dan diduga terlibat praktik bisnis serta intimidasi merupakan berita palsu (hoaks). Berita tersebut telah beredar dan menimbulkan kesalahpahaman serta kekhawatiran di kalangan masyarakat, sekaligus merugikan dan mencoreng nama baik TNI-AD Kostrad dan Yonbekang 1/TYB/I Kostrad.

Kami ingin menegaskan bahwa rilis berita yang kami terima dari inisial A tidak berdasarkan fakta dan tidak memiliki kebenaran sama sekali. Kami telah melakukan pengecekan dan verifikasi kepada dinas terkait dan tidak menemukan bukti yang mendukung klaim yang dibuat dalam berita tersebut.

Dengan ini, kami dengan setulus hati, tanpa unsur paksaan dari siapapun dan tidak memiliki niatan yang tidak baik terhadap institusi TNI-AD maupun kepentingan mana pun, dengan kerendahan hati memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin telah menyakiti perasaan dan merusak nama baik TNI-AD akibat pemberitaan palsu tersebut.

Kami berkomitmen untuk selalu menyajikan berita yang akurat dan dapat dipercaya oleh masyarakat. Atas nama tim redaksi Tegarnews, mewakili media Faktanews24, Lintangpena plus TikTok, Penajornalis, Genuus, Jurnalbhayangkara, Laskarbhayangkara dan Kabar SBI, mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya.

Pernyataan Para Pimpinan Redaksi Media yang Mendukung Pemberitaan

Saat diwawancarai oleh para pimpinan perusahaan media yang mendukung pemberitaan dari Tegarnews, Eri Opunk selaku pimpinan redaksi Tegarnews menyampaikan bahwa pada saat penayangan pemberitaan pertama yang rilis diterima dari inisial A, dirinya dan beberapa pimpinan redaksi media yang menayangkan tidak menerima imbalan apapun dari inisial A. Begitu pula saat penurunan pemberitaan atas permintaan dari pihak YONBEKANG 1/TBY/1 KOSTRAD Kabupaten Bogor, meskipun sempat ada yang mencoba menghubungi salah satu pimpinan redaksi Penajournalis dan mengaku sebagai wartawan dari sebuah media untuk meminta agar berita tersebut dikondusifkan.

Sementara itu, Asep NS selaku Pemred Media Online Penajournalis.com menyatakan, terkait inisial A yang mengirimkan rilis pemberitaan serta meminta bantuan Pemred Media Online Tegarnews yang kemudian dishare ke beberapa pimpinan redaksi media online untuk dibantu viral, semoga pihak YONBEKANG 1/TBY/1 KOSTRAD Kabupaten Bogor segera mengusut tuntas. Jika identitas inisial A telah diketahui, ia harus segera diamankan untuk dimintai keterangan dan pertanggungjawaban. Asep NS juga menegaskan jangan ada “pahlawan kesiangan” dalam hal ini, apalagi jika ada yang menyebut awak media yang menayangkan pemberitaan sebelumnya terlihat sangat sentimenal. Perlu ditekankan bahwa Eri Opunk selaku Pemred Media Online Tegarnews yang tergabung di GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama), setelah diberikan nomor kontak oleh inisial A untuk meminta klarifikasi terhadap target inisial R, telah mencoba menghubungi. Namun, apakah nomor kontak yang diberikan oleh inisial A sengaja tidak sesuai merupakan perkara lain.

Agung Sulistio, Pemred Media Online Kabarsbi yang turut menayangkan berita awal menyampaikan, “Kami sangat menyesal atas terjadinya hal ini. Sebagai media yang selalu berusaha menjunjung tinggi kebenaran, kami merasa terpanggil untuk segera melakukan klarifikasi setelah mengetahui bahwa berita yang kami tayangkan tidak berdasarkan fakta. Kami juga mengimbau agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, dan selalu mencari sumber yang terpercaya. Untuk hal ini, kami akan lebih ketat lagi dalam melakukan verifikasi terhadap setiap berita sebelum ditayangkan, serta akan bekerja sama dengan pihak berwenang untuk mengusut kasus penyebaran berita palsu ini.”

Asep Riana, Pemred Media Online Jurnalbhayangkara dan Laskarbhayangkara yang juga turut menayangkan berita awal menyatakan, “Kami mengakui bahwa dalam hal ini kami telah melakukan kesalahan dalam proses verifikasi informasi. Berita palsu seperti ini tidak hanya merugikan institusi yang terkait, tetapi juga merusak kepercayaan masyarakat terhadap media. Kami dengan ini memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada TNI-AD khususnya YONBEKANG 1/TBY/1 KOSTRAD Kabupaten Bogor dan masyarakat luas. Kami berkomitmen untuk melakukan evaluasi mendalam terhadap sistem kerja kami dan akan lebih hati-hati dalam memilih dan memverifikasi setiap konten yang akan kami publikasikan. Selain itu, kami mendukung langkah-langkah yang akan diambil oleh pihak berwenang untuk mengusut tuntas siapa saja yang terlibat dalam penyebaran berita palsu ini.”

Red

Editor: Nurhidayah 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *