Lintangpena.com, – Pagersari Bergas Jawa Tengah | Karang Taruna memiliki tugas pokok untuk bersama-sama pemerintah dan komponen masyarakat lainnya untuk menanggulangi masalah-masalah kesejahteraan sosial secara preventif, pasca rehabilitatif maupun pendampingan dan pengembangan serta mengarahkan pembinaan dan pengembangan potensi generasi muda di lingkungannya.
Karang Taruna desa Pagersari Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang Jawa Tengah pada hari Kamis 07 Maret 2024 gelar pentas seni budaya reog dengan menampilkan grup reog TMMA dari dusun Kebonombo dan musik dangdut untuk menghibur warga dalam rangka pergantian kepengurusan dan ketua karang taruna yang sekarang dijabat oleh Efendy selaku ketua karang taruna yang baru, bertempat di halaman kantor desa Pagersari.
Tampak dalam kegiatan tersebut seluruh anggota satlinmas Pagersari untuk membantu dalam mengamankan jalannya pentas seni budaya.
Gelaran tersebut bekerjasama dengan salahsatu produk Rokok terkenal yaitu Gudang Garam, Tunjukkan Merah mu.
Dalam statement nya Efendy mengatakan ” Kegiatan pentas seni budaya reog ini digelar selain untuk hiburan warga masyarakat, juga sebagai bentuk mengajak anak-anak muda agar tetap melestarikan budaya leluhur dan mencintai nya dikarenakan dengan perkembangan jaman yang semakin mengikis budaya Indonesia khususnya Jawa Tengah “.
” Terkait kinerja kedepannya saya selaku ketua yang baru akan bersinergi dengan Pemdes dan mendukung setiap program pembangunan yang dirancang oleh Pemdes diberbagai aspek “.
Ditambahkan oleh Efendy, ” Perihal menyingkapi menanggulangi pengangguran, Karang Taruna akan bekerjasama dengan Pemdes setempat apabila nantinya kolam renang yang akan dibangun sudah selesai maka, kami akan memberdayakan rekan-rekan yang masih belum memiliki pekerjaan “.
Diakhir statement nya, Efendy menghimbau kepada anak muda di desa nya agar menghindari pergaulan bebas, sex bebas, minuman keras, narkoba, narkotika dan hal-hal yang akan merusak masa depan sebagai kawula muda generasi bangsa.
Team liputan : Asrori/Abdul Wachib/Jumari
Editor : Herman Wahyudi







