Lintangpena.com BEKASI, 6 September 2026 — Semangat berbagi dan toleransi menjadi perekat keberagaman di lingkungan hunian vertikal Kota Bekasi. Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Apartemen Grand Centerpoint menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan penyaluran santunan bagi anak yatim dan kaum dhuafa, Sabtu (5/9/2026). Kegiatan ini bukan sekadar perayaan keagamaan, melainkan wujud nyata komitmen menjaga kerukunan antarumat beragama di tengah masyarakat yang beragam latar belakangnya.
Tausyiah Maulid disampaikan Dr. Muchammad Tsaqib Idhary, SH., MH. dari MUI Pusat, yang menekankan bahwa masjid bukan hanya tempat ibadah, melainkan pusat pembentukan karakter dan ketokohan umat. Sementara itu, Camat Bekasi Selatan Karya Sukmajaya mewakili Walikota Bekasi, mengajak seluruh warga untuk peduli lingkungan sekaligus mendukung kesiapan Kota Bekasi sebagai tuan rumah Porprov XV Jawa Barat 2026.
Kehadiran Ketua MUI Kota Bekasi, Ketua DMI, Ketua FKUB, Ketua Baznas, Lurah Margajaya, serta tokoh lintas agama dan penghuni apartemen menjadi bukti kebersamaan yang kuat. Perbedaan latar belakang bukan pemisah, melainkan kekayaan sosial yang saling menguatkan.
Masjid: Pusat Syiar Damai, Bukan Sekadar Tempat Ibadah
Ketua DKM sekaligus Ketua Panitia, Agus Supriyono, SE., MM., menegaskan bahwa esensi Maulid Nabi adalah meneladani akhlak Rasulullah SAW — penyebar kedamaian dan kasih sayang kepada seluruh manusia.
“Penghuni apartemen berasal dari beragam latar belakang. Melalui Maulid ini, kami ingin masjid menjadi pusat syiar damai, bukan sekadar bangunan ibadah. Di sini, pesan kepedulian dan toleransi ditebarkan ke seluruh penghuni.” — Agus Supriyono
Ketua Pembina DKM, Aji Ali Sabana, S.Sos., menambahkan bahwa kerukunan adalah fondasi kenyamanan hidup bersama. “Kegiatan hari ini membuktikan: semangat berbagi mampu menyatukan segala perbedaan yang ada.”
Santunan untuk 200 Penerima, Wujud Kepedulian Nyata
Puncak kegiatan berupa penyaluran paket bantuan dan dana santunan rutin kepada 200 orang, terdiri dari anak yatim dan warga prasejahtera. Aksi sosial ini diharapkan tidak sekadar meringankan beban, tetapi juga menumbuhkan empati mendalam di kalangan penghuni apartemen — bahwa di tengah kemewahan hunian vertikal, kepedulian terhadap sesama tetap menjadi nilai yang paling utama.
Kegiatan berakhir penuh kehangatan, menjadi bukti bahwa di tengah keragaman kota modern, nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan tetap tumbuh subur.
Redaksi: Erik
Editor: Nurhidayah
#MaulidNabi2026 #DKMGrandCenterpoint #KerukunanBeragama #SantunanYatimDhuafa #Toleransi #Bekasi #PorprovXVJabar2026 #SyiarDamai #HunianVertikalBeriman







