Lintangpena.com BONDOWOSO, 2 Agustus 2026 – Suasana penuh khidmat menyelimuti kawasan Sumber Pakem, Kecamatan Maesan, saat Pondok Pesantren Asy-Syifa menggelar pertemuan Jami’iyah Ruqyah As Syifa pada Minggu ini. Kegiatan ini dihadiri santri, jamaah, hingga warga sekitar yang ingin mendalami ikhtiar penyembuhan sekaligus memperkokoh kerohanian.
Pengasuh PP Asy-Syifa, Dr. KH. Abdul Mujib, Lc., M.M., M.H., menekankan dengan tegas bahwa ruqyah syar’iyyah bukanlah hal mistis, melainkan upaya memohon kesembuhan yang sepenuhnya berpijak pada Al-Qur’an dan petunjuk Rasulullah SAW. Pelaksanaannya harus dijaga agar jauh dari hal-hal yang dapat merusak akidah.
“Segala sesuatu ada obatnya, dan kesembuhan itu mutlak datang atas izin Allah. Maka ikhtiar kita pun harus benar jalurnya. Jangan sampai kita mencari jalan keluar, namun justru mendekati perbuatan yang dilarang-Nya,” ujar beliau saat membimbing peserta.
Lebih dari sekadar acara penyembuhan, momentum ini menjadi sarana menyatukan hati. Para hadirin diajak memperbanyak zikir, membenahi kualitas ibadah, dan saling menguatkan dalam ukhuwah Islamiyah. Warga menyambut baik langkah ini dan berharap dapat terus terselenggara secara berkala demi ketahanan iman bersama.
Melalui kegiatan ini, PP Asy-Syifa kembali menegaskan perannya sebagai pusat pembinaan yang tidak hanya mengajarkan ilmu, melainkan juga membentuk pribadi yang berakhlak mulia, teguh pendirian, dan senantiasa kembali kepada petunjuk Ilahi.
Red (Agung Sulistio)
Editor: Nurhidayah







