Lintangpena.com Karawang, Jawa Barat – Minggu (13/7/2025), Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Ormas Pejuang Siliwangi (PS) Indonesia Bersatu Kabupaten Karawang menggelar acara pengukuhan dan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) Kecamatan Pangkalan. Acara yang berlangsung di Kantor Sekretariat DPAC Pangkalan, Kampung Citalaga, Desa Tamansari, ini dihadiri oleh tokoh penting, termasuk Ketua DPD Jawa Barat, Jenderal TNI (Purn) Kemal Hendrayadi.
Jenderal Purn. Kemal Hendrayadi, dalam sambutannya, menekankan pentingnya menjaga nama baik Ormas Pejuang Siliwangi. Beliau mengingatkan agar anggota menghindari perilaku arogan dan senantiasa merangkul masyarakat, serta saling membantu. Beliau juga mengapresiasi inisiatif Ketua DPAC terpilih, Maman PWK, yang telah membuka lahan Perhutani di wilayah Kuta Langgeng untuk peningkatan kualitas bahan pangan.
“Pejuang Siliwangi, ormas tertua yang lahir tahun 1922, anggotanya bagaikan mutiara – sedikit namun bernilai,” ujar Jenderal Purn. Kemal Hendrayadi. Beliau menambahkan kebanggaannya atas langkah Ketua DPAC Pangkalan yang selaras dengan jiwa Siliwangi, yaitu jiwa alam yang menyatu dengan alam.
Acara yang dimulai pukul 13.00 hingga 15.00 WIB ini diawali dengan bertawasul, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Pejuang Siliwangi, serta sambutan dari berbagai pihak, termasuk Maman PWK (Ketua DPAC terpilih), Muhamad Tajuddin Nur (Wakil Ketua 1 DPC Karawang), dan Kiki Supriyatna Huki SE (Sekjen DPC). Selain itu, turut hadir H. Agung (Ketua Padepokan Cah Angon), Keluarga Besar Kedaton Kaputren Nuswantoro Mayapada R. Suharto, DPAC Purwasari, Tim Wiberra Pejuang Siliwangi, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan anggota Pejuang Siliwangi Kecamatan Pangkalan. Acara berjalan lancar dan kondusif.
Pengukuhan ini menandai penyerahan otoritas kepemimpinan DPAC kepada Maman PWK dan diharapkan dapat mendorong kontribusi positif Ormas Pejuang Siliwangi bagi masyarakat Kecamatan Pangkalan. Pesan Jenderal Purn. Kemal Hendrayadi untuk menjaga marwah organisasi dan menghindari arogansi menjadi catatan penting bagi seluruh jajaran kepengurusan.
Reporter: Fikri Syarip Hidayatulloh
Editor: Nurhidayah






