Lintangpena.com JAKARTA, 20 Juli 2026 – Perilaku Hotman Paris Hutapea yang melontarkan ucapan merendahkan kepada awak media menjadi sorotan tajam. Ketua Umum DPN PPWI Wilson Lalengke menilai hal itu bukan sekadar luapan emosi, melainkan tanda nyata degradasi mental dan kemiskinan jiwa di balik penampilan serba mewah.
Wilson menjelaskan kekayaan materi bukan ukuran kemakmuran hati. Seperti koruptor yang tak pernah merasa cukup, sosok yang terbiasa mengutamakan keuntungan pribadi kerap kehilangan pegangan etika saat tertekan. Menurutnya, ledakan emosi itu muncul lantaran tekanan publik atas sikapnya membela pihak yang terseret kasus korupsi, sehingga argumen hukumnya runtuh dan berubah menjadi serangan verbal.
Mengutip pemikiran filsuf Seneca dan Sartre, ia menegaskan kemiskinan sejati ada pada jiwa yang tak pernah merasa puas dan mengorbankan prinsip demi materi. Bagi para jurnalis, makian tersebut justru menjadi bukti bahwa pihak yang bersangkutan kalah telak secara moral saat berhadapan dengan pertanyaan kritis yang mewakili kepentingan rakyat.
(TIM/Red/PPWI)
Editor: Nurhidayah







