Lintangpena.com RABAT — Kerajaan Maroko mencatat sejarah baru. Raja Mohammed VI menunjuk Fatima Ezzahra El Mansouri sebagai Kepala Pemerintahan pada Selasa (29/9/2026) di Istana Kerajaan Rabat. Ia menjadi perempuan pertama yang memegang jabatan tersebut, sekaligus diberi mandat membentuk kabinet baru pasca-pemilu yang berjalan sukses.
El Mansouri, Koordinator Kepemimpinan Kolektif Partai Keaslian dan Modernitas (PAM), menyebut penunjukan ini sebagai kebanggaan sekaligus amanat besar. “Ini bukti nyata perhatian Raja terhadap pemberdayaan perempuan. Kami akan bekerja cepat menyusun kabinet solid dan program kerja yang menjawab harapan rakyat, terutama generasi muda,” ucapnya. Konsultasi lintas partai segera digelar demi mewujudkan pemerintahan yang menyatukan seluruh elemen bangsa.
Persisma: Selamat dan Dukungan Penuh
Presiden Persisma, Wilson Lalengke, menyambut baik langkah bersejarah ini pada Rabu (30/9/2026) dari Jakarta. “Kami yakin pemerintahan baru akan membawa Maroko makin maju dan sejahtera. Persisma terus memperkuat jembatan persahabatan Indonesia–Maroko melalui kerja sama budaya, kemitraan strategis, dan kedekatan antar-masyarakat,” tegasnya.
Angin Segar bagi Kemajuan dan Stabilitas
Kepemimpinan perempuan pertama ini melambangkan modernisasi politik yang tetap berpegang pada jati diri bangsa. Dengan fokus pada kesejahteraan pemuda dan pembangunan ekonomi, pemerintahan El Mansouri diharapkan memperkokoh stabilitas sekaligus mempererat persahabatan Maroko–Indonesia.
(PERSISMA/Red/PPWI)
Editor: Nurhidayah
#SejarahMaroko
#PerempuanMemimpin
#FatimaEzzahraElMansouri
#Persisma
#KemitraanIndonesiaMaroko
#NegeriMatahariTerbenam







