lintangpena.com BOGOR – Di tengah suasana libur, seorang tokoh bernama Saprol mengingatkan para wartawan akan pentingnya menjaga nurani publik. Melalui pesan singkat WhatsApp, Saprol menyampaikan bahwa hari Sabtu bukanlah alasan untuk mengendurkan semangat dalam menulis dan merenungkan esensi profesi wartawan.
“Di balik setiap berita yang kita tulis, ada tanggung jawab besar untuk menjaga nurani publik, memberikan suara kepada mereka yang tidak terdengar, dan menerangi informasi yang mungkin masih tersembunyi,” ujar Saprol.
Menurutnya, profesi wartawan lebih dari sekadar pekerjaan; ini adalah panggilan jiwa. Semangat inilah yang membedakan wartawan dari profesi lain. Ketika banyak orang menikmati waktu libur, wartawan tetap berdedikasi untuk mencari fakta, mengajukan pertanyaan, dan mengungkap kebenaran.
“Meskipun kita mungkin merasa lelah, dengan peralatan yang panas dan waktu yang terbatas, kita terus berjuang,” tambahnya.
Saprol juga menekankan betapa pentingnya dampak dari kerja keras seorang jurnalis. Ia mengatakan bahwa sebuah tulisan kecil dapat menyentuh hati banyak orang, dan suara seorang wartawan dapat membangkitkan kesadaran yang luas.
“Teruslah menulis, teruslah peduli. Dunia ini membutuhkan jurnalis yang jujur, berani, dan setia pada nurani,” tutup Saprol dalam pesannya. Ia juga mengucapkan selamat hari Sabtu kepada seluruh wartawan, berharap semangat mereka tetap membara di tengah kesibukan dunia.
Al Jupri Munawa
Editor: Hidayat








