Lintangpena.com Ciamis, – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Ciamis menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Rekor Indonesia untuk kategori pembuatan album lagu tercepat terbanyak dalam kondisi di penjara. Prestasi ini pun mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, mulai dari musisi ternama hingga ahli hukum.
Dewa Putu Ardi, musisi, pencipta lagu, dan produser musik ternama ibukota, memberikan pujian atas pencapaian Lapas Ciamis. “Ini sangat luar biasa, dalam satu bulan bisa meluncurkan lagu sebanyak 55 lagu baru. Kita musisi di luar pun belum tentu bisa,” ujar Dewa. “Sebagai apresiasi, saya bersama dengan Tim Dai Lapas Nasional akan hadir saat penganugrahan sertifikat Rekor Indonesia di Lapas Ciamis.”
Senada dengan Dewa, Ass. Prof. Dr. Musa Darwin Pane, S.H., M.H., ahli hukum dan dosen Fakultas Hukum Unikom, juga memberikan apresiasi melalui pesan video. “Keberhasilan Lapas Ciamis mencatatkan lembaga nya sebagai satu-satunya lapas yang menciptakan rekor baru dalam dunia musik dengan segala keterbatasan dalam penjara itu sangat luar biasa,” puji Prof. Musa. “Prestasi ini harus diapresiasi oleh negara, apalagi kabarnya dalam jangka waktu kurang dari 3 bulan YouTube Lapas Ciamis telah diikuti oleh ribuan subscriber, yang artinya akan menjadi sumber pendapatan baru untuk pembinaan lapas. Bahkan akan menjadi sumbangan signifikan untuk pemasukan negara bukan pajak dari Lapas Ciamis.”
Kalapas Ciamis, Beni Nurrahman, Amd. IP., S.H., M.H., mengucapkan terima kasih atas apresiasi dan dukungan dari masyarakat. “Kegiatan ini merupakan bentuk pembinaan bagi warga binaan agar mampu kreatif, aktif, dan produktif dalam segala hal yang positif,” ujar Beni. “Semoga semua bentuk pembinaan di dalam lapas dapat menjadi bekal para warga binaan untuk tetap bermanfaat bagi masyarakat luas.”
Prestasi Lapas Ciamis ini membuktikan bahwa pembinaan di dalam lapas tidak hanya berfokus pada aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendorong pengembangan potensi dan kreativitas warga binaan. Keberhasilan Lapas Ciamis dalam menciptakan rekor baru ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lapas lainnya untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan.
Moch Asep
Editor: Asep NS







