Inovasi Dislitbangad: Teknologi Pengolahan Sampah di Ciwastra Dapat Pujian Pemprov Jabar

Lintangpena.com BANDUNG – Langkah strategis Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI Angkatan Darat (Dislitbangad) dalam menghadirkan solusi pengelolaan lingkungan mendapatkan sambutan luar biasa dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Melalui pengembangan teknologi canggih berupa Unit Alat Pemusnah Sampah (APS) yang sedang dibangun di kawasan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Pasar Ciwastra, Kota Bandung, institusi militer ini membuktikan kehadirannya tidak hanya dalam pertahanan negara, tetapi juga dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Penilaian positif dan apresiasi resmi disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, saat melakukan kunjungan kerja dan peninjauan lokasi pembangunan pada Sabtu, 30 Mei 2026. Dalam pandangannya, kehadiran fasilitas ini menjadi angin segar dan jawaban nyata atas permasalahan penanganan sampah yang selama ini menjadi tantangan besar di wilayah Bandung dan sekitarnya.

Bacaan Lainnya

Herman Suryatman menekankan bahwa sistem kerja yang diterapkan dalam APS ini sangat tepat sasaran karena mampu mengatur tata kelola sampah secara terukur dan langsung diproses, sehingga mencegah penumpukan yang berpotensi mencemari lingkungan.

“Ini langkah yang sangat baik dan strategis. Harapannya, setiap sampah yang masuk ke TPS ini jumlahnya terukur, proporsional, dan bisa langsung diolah di tempat. Kita melihat adanya sistem insinerator yang dijalankan dengan dukungan teknologi dan pengawasan dari TNI Angkatan Darat, terpadu dengan fungsi pengelolaan lingkungan hidup. Kolaborasi teknologi dan komitmen pengelolaan ini adalah kunci keberhasilan,” ungkap Herman saat memberikan keterangan.

Lebih jauh, pihak Pemprov sangat berharap agar seluruh tahapan pembangunan dan pemasangan alat dapat segera diselesaikan sesuai standar yang ditetapkan, sehingga fasilitas ini dapat segera diaktifkan dan memberikan dampak manfaat yang luas bagi kenyamanan dan kesehatan masyarakat Kota Bandung.

Teknologi yang dikembangkan oleh Dislitbangad ini menggunakan sistem insinerator yang didesain khusus untuk bekerja secara efektif dan efisien dalam memproses maupun memusnahkan sampah. Keunggulan utama dari inovasi ini adalah kemampuannya mengurangi volume limbah secara drastis dengan tetap mengedepankan prinsip ramah lingkungan dan keamanan, sehingga sangat layak dijadikan percontohan atau model pengelolaan sampah masa depan. Jika penerapan di Ciwastra ini berjalan sukses, besar kemungkinan sistem serupa akan dikembangkan dan diterapkan di berbagai daerah lain di Jawa Barat.

Di lokasi proyek, tim pelaksana saat ini terus memacu penyelesaian pekerjaan agar siap memasuki tahap pengoperasian. Sebagian besar pekerjaan utama telah diselesaikan, termasuk penyempurnaan sistem penunjang operasional dan pemasangan perangkat mesin agar fasilitas ini dapat berjalan mandiri dan maksimal saat mulai digunakan nanti.

Dengan adanya dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta sinergi antarinstansi yang baik, Unit APS Ciwastra diharapkan menjadi tonggak perubahan dalam pola pengelolaan sampah yang lebih modern, bersih, dan berkelanjutan, serta turut berperan aktif meningkatkan kualitas lingkungan hidup bagi seluruh warga Jawa Barat.

(Dispenad)
Al Jupri Munawa
Editor: Nurhidayah 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *