Dana BUMDes Pangkalan Siata Menguap? Dugaan Pemakaian untuk Kampanye Kades Terungkap, Serah Terima Tak Jelas

 

 

Bacaan Lainnya

Lintangpena.com LANGKAT, 17 Oktober 2026 — Sekitar Rp80 juta lebih dana BUMDes Desa Pangkalan Siata, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, kini dipertanyakan keberadaannya. Tidak hanya laporan pertanggungjawaban yang kabur, muncul juga dugaan keras bahwa sebagian dana tersebut dipakai untuk keperluan pencalonan Kepala Desa.

 

Berdasarkan keterangan Kesos Umum Desa Pangkalan Siata, Mentari, anggaran BUMDes pada masa mantan Kades Amek cair dalam dua tahap: tahap pertama di bawah Rp30 juta, tahap kedua Rp50 juta. Dana itu disebut digunakan untuk beli kulkas dan tabung gas warga, namun kini program itu mati suri.

 

Ironisnya, Ketua BPD Pak Jia justru tidak hafal rinciannya. “Sudah lama, tanyakan ke Kades baru, termasuk soal serah terimanya,” katanya singkat.

 

Lebih mengejutkan, warga menyampaikan dugaan yang sangat serius. Selain dana yang dialirkan ke usaha terasi di Dusun Paloh Sane, muncul informasi bahwa sebagian dana BUMDes diduga dipinjam Mentari untuk biaya pencalonan Kepala Desa. Hingga saat ini, tidak ada yang tahu apakah uang itu sudah dikembalikan, ke mana disetorkan, dan di mana buktinya.

 

“Sampai sekarang belum ada pertanggungjawaban yang jelas kepada kepala desa yang baru,” tegas sumber warga.

 

Tidak ada dokumen, tidak ada serah terima, dan tidak ada kejelasan saldo maupun aset. Inilah yang harus segera dibongkar. Pemerintah desa wajib membuka buku keuangan lengkap. Jika terbukti ada dana yang dipakai di luar fungsinya, aparat penegak hukum harus turun tangan. Uang rakyat bukan dompet pribadi siapa pun.

 

Catatan: Dugaan di atas masih memerlukan verifikasi dan klarifikasi pihak terkait. Hak jawab dibuka seluas-luasnya sesuai UU Pers No. 40 Tahun 1999.

 

Redaksi (Investigasi): Adi Tonang

Editor: Fuad

 

#BUMDesTransparan #PangkalanSiata #Langkat #AkuntabilitasDesa #PengawasanWarga #DanaDesaUntukRakyat

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *