Lintangpena.com SEMARANG, 25 September 2025 – Proyek pembangunan gorong-gorong di daerah Bergota Malangsari, Kecamatan Randusari, Kota Semarang, menjadi perhatian setelah tim Liputan Khusus Gabungan Media menemukan proyek tersebut tidak dilengkapi dengan papan informasi publik. Ketiadaan papan informasi ini menimbulkan pertanyaan terkait transparansi anggaran yang digunakan.
Tim Liputan melakukan investigasi setelah menerima laporan dari warga mengenai proyek yang sudah selesai di kerjakan tanpa adanya informasi yang jelas mengenai detail proyek, termasuk anggaran dan sumber dana.
Saat tim mencoba mengklarifikasi status proyek tersebut, kontraktor menyatakan bahwa proyek ini adalah hasil dari Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Namun, ketika tim liputan meminta pernyataan dari Lurah Randusari terkait ketiadaan papan informasi publik, Lurah tersebut menjawab, “Itu Proyek Musrenbangkel pak, Sepengatahuan saya tidak ada papan informasi dan para pekerja biasanya sudah ijin Ke Ketua RT dan RW setempat.”
Musrenbang dan Transparansi
Musrenbang adalah forum partisipatif yang bertujuan untuk mengintegrasikan aspirasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan. Idealnya, Musrenbang meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Namun, ketiadaan papan informasi publik pada proyek ini menimbulkan pertanyaan apakah prinsip-prinsip transparansi Musrenbang telah diterapkan sepenuhnya.
Pentingnya Papan Informasi Publik
Papan informasi proyek adalah sarana penting untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang proyek yang sedang berjalan. Informasi yang seharusnya tercantum meliputi:
– Nama Proyek
– Anggaran Proyek
– Lokasi Proyek
– Jenis Proyek
– Tahun Anggaran
– Waktu Pelaksanaan
Ketiadaan papan informasi ini melanggar prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran publik.
Menyikapi situasi ini, tim Liputan Khusus Gabungan Media berencana untuk meminta keterangan lebih lanjut dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang terkait proyek gorong-gorong ini. Publik berhak tahu bagaimana dana publik digunakan dan memastikan bahwa setiap proyek pembangunan dilaksanakan secara transparan dan akuntabel.
Team Liputan
Editor: Nurhidayah






