Lintangpena.com Kabupaten Bandung, 18 Oktober 2024 – Sungai Citarum, yang tengah dalam program revitalisasi “Citarum Harum”, kembali terancam oleh pencemaran. Temuan sampah di bantaran sungai dan limbah B3 medis rumah sakit oleh Tim Terpadu di wilayah Sektor 6 pada 9 Oktober 2024 menjadi bukti nyata bahwa masih banyak pihak yang mengabaikan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Aster Kasdam III Siliwangi Kol Arm Yogo Widiatmoko, S.Sos., M.Tr. (Han), mewakili Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman, S.E., M.Si., dalam rapat koordinasi dan klarifikasi di Posko Sektor 6, menyatakan keprihatinannya atas temuan tersebut. “Temuan sampah dari beberapa hotel dan limbah B3 medis dari beberapa rumah sakit di Kota Bandung telah dilaporkan ke Pangdam dan Kapolda. Kapolda merespon positif untuk menindak tegas para pelaku jika sudah tidak bisa dibina, termasuk oknum dari LH Kota Bandung,” tegas Kol Arm Yogo Widiatmoko.
Ia menyayangkan adanya keterlibatan oknum Dinas LH Kota Bandung terkait pengiriman dan pengelolaan limbah medis (B3) tanpa izin. “Program Citarum Harum sesuai Perpres No.15 Tahun 2018 Tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran Sungai Citarum. Semua instansi dan komponen masyarakat bersatu padu untuk bersama-sama mewujudkan Citarum yang bersih dan harum, bukan hanya oleh TNI selaku Satgas di Citarum,” jelasnya.
Kol Arm Yogo Widiatmoko juga menekankan pentingnya kesadaran dan perilaku masyarakat dalam menjaga lingkungan. “Apa yang telah dilakukan oleh TNI selama ini harus bisa menjadi contoh bagi masyarakat dalam menjaga alam serta lingkungan agar tetap bersih dan lestari,” tambahnya.
Limbah B3 medis, yang mengandung zat berbahaya, dapat mencemari air dan tanah, mengancam kesehatan masyarakat dan ekosistem di sekitar sungai. Begitu pula dengan sampah dari hotel, yang jika tidak dikelola dengan baik, akan menyebabkan pencemaran dan merusak estetika lingkungan.
Pernyataan tegas Aster Kodam III Siliwangi ini menjadi peringatan bagi semua pihak untuk bertanggung jawab terhadap lingkungan dan tidak mengorbankan kesehatan dan kesejahteraan generasi mendatang demi keuntungan sesaat. Pentingnya kolaborasi dan kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan menjadi kunci keberhasilan program Citarum Harum.
Levi
Editor: Asep NS







