68 Titik Panas, 24.134 Ha Terbakar — Pangdam XXII/TB Pimpin Sinergi Karhutla Kalsel, OMC Mulai Tunjukkan Hasil

Lintangpena.com BANJAR Rabu, 23 September 2026 — Situasi kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Selatan tetap menjadi perhatian utama. Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc. hadir langsung dalam Rapat Evaluasi Penanganan Karhutla di Posko Sambang Lihum, Kabupaten Banjar, bersama Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni serta Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto.

Angka Tetap Tinggi: 68 Hotspot, 24 Ribu Hektare

Bacaan Lainnya

Berdasarkan laporan Kepala BPBD Kalsel, saat ini masih terdeteksi 68 titik panas dengan total 24.134 hektare lahan terdampak. Satgas gabungan TNI, Polri, Manggala Agni, dan masyarakat terus bergerak memadamkan api, berpatroli, serta mendinginkan lahan gambut agar kebakaran tidak berulang.

Integrasi Data & Struktur Komando Ditegaskan

Kepala BNPB menekankan data harus terpadu sebagai dasar pengambilan keputusan. Struktur komando ditegaskan: Bupati sebagai Ketua Satgas, Dandim & Kapolres sebagai Wakil, Kepala BPBD sebagai Pelaksana. Sementara Menteri Kehutanan mengingatkan hujan merata baru diperkirakan November, maka kekuatan pasukan darat harus diperbanyak dan berbasis peta.

Titik Api Muncul Kembali di Batola, OMC Berhasil Bantu

Pangdam XXII/TB menyampaikan hal penting:

– Barito Kuala (Batola) kembali muncul titik api, terutama di lahan persawahan — Satgas harus segera turun;
– Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sudah dijalankan dan kemarin menunjukkan hasil positif, sangat membantu membasahi lahan;
– Koordinasi Kalsel–Kalteng kini berjalan menyatu, tidak lagi dipisahkan.

Pangdam berharap sinergi data, prioritas wilayah, logistik, dan edukasi masyarakat terus ditingkatkan. Kegiatan ditutup dengan peninjauan langsung ke lokasi kebakaran.

Pendam XXII/Tambun Bungai
Wawan Hermawan
Editor: Nurhidayah 

#KarhutlaKalsel #PangdamXXIITB #OMC #SambangLihum #CegahKarhutla #SinergiDaerah

Pos terkait